- Khidmat, SMP-SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar Gelar Wisuda Al-Qur`an XI
- Sembilan Santri MDQ Banyuanyar Jalani Prosesi I`lan Al-Qur`an XXVI, Berikut Daftar Namanya
- I`lan Al-Qur`an XXVI sekaligus Pembukaan MHQ ASEAN 2026 SMP-SMA Tahfidz LPI Darul Ulum Banyuanyar
- Silaturahmi Koordinator Wilayah PJGT/GT, Pertegas Peran Dakwah Sosial
- Transformasi Bersejarah: STAI DUBA Resmi Beralih Bentuk Menjadi Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB)
- Wisuda V IDB Banyuanyar: Menuju World Class University dan Penguatan Sinergi Tokoh Nasional
- Rektor IDB Tekankan Amanah Ilmiah dan Mentalitas Problem Solver bagi Wisudawan
- STAI DUBA Resmi Beralih Bentuk Menjadi Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB) Pamekasan Madura
- El Afest Nasional 2025 STAI DUBA Sukses Digelar, Hadirkan Peserta dari Berbagai Pesantren dan Kampus
- Pelantikan Pengurus OSIS dan ISMI Periode 2025–2026 di PP. Darul Ulum Banyuanyar Berlangsung Khidmat
Pelantikan Pengurus OSIS dan ISMI Periode 2025–2026 di PP. Darul Ulum Banyuanyar Berlangsung Khidmat
Pelantikan Pengurus OSIS dan ISMI

Keterangan Gambar : Pembacaan ikrar dipimpin oleh Ketua Umum Pengurus
Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) serta Ikatan Siswa Madrasah Ibtidaiyah (ISMI) di lingkungan Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar dilaksanakan serentak pada Rabu, 8 Oktober 2025 oleh masing-masing lembaga pendidikan. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan siswa guna mendukung pengembangan kegiatan intra sekolah.
Kemudian, prosesi pelantikan dilangsungkan pada Sabtu, 18 Oktober 2025 di Masjid Banyuanyar dan dipimpin langsung oleh Pengurus Bidang Madrasiyah Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar. Acara tersebut dihadiri oleh pengurus OSIS dari seluruh jenjang pendidikan, pengurus ISMI, Kepala Sekolah dan Madrasah, serta para Wakil Kepala Bidang Kesiswaan.
Pengurus yang dilantik untuk masa bakti 2025–2026 meliputi berbagai jenjang pendidikan. Di MA Darul Ulum Banyuanyar, posisi Ketua diamanahkan kepada Moh. Fahrir Rijal Ali dengan Wakilnya Ilham Koher. SMK Darul Ulum Banyuanyar menetapkan Ach Subairi sebagai Ketua dan Moh Amin Qutbi sebagai Wakil Ketua. Untuk SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar, Zainal Jamil terpilih sebagai Ketua dan M. Hanif Musthofa Majid sebagai Wakil Ketua. Di SMA Al-Itsbatiyah Darul Ulum Banyuanyar, kepemimpinan diemban oleh Miftahul Ulum sebagai Ketua dan Dimas Khoirul Raka sebagai Wakil Ketua. Sementara itu, MTs Darul Ulum Banyuanyar mempercayakan jabatan Ketua kepada Habibur Rahman dan Wakilnya Akmalul Mukminin. Dari SMP Tahfidz, M. Aniq Zhafnan Ayyasi NF menjabat sebagai Ketua dan Devan Hibatullah sebagai Wakil. Untuk tingkat Madrasah Ibtidaiyah (ISMI), Ketua dijabat oleh Sarif Hidayatullah dan Wakil Ketua oleh Moh Fakhri Akbar.
Baca Lainnya :
- Penutupan TANSIB 2025: Tanamkan Semangat Ilmu, Taqwa, dan Etika Santri Sejak Awal0
- Visitasi Alih Bentuk STAI Darul Ulum Banyuanyar Menuju Institut: Tonggak Baru Pendidikan Pesantren0
- MTs Darul Ulum Banyuanyar Gelar Tasyakur Kelulusan dan Lepas Pisah Siswa Kelas IX Tahun Ajaran 2024/0
- Awali Tahun Ajaran 2025/2026, LPI Darul Ulum Banyuayar Putri Gelar Rapat0
- LPI Darul Ulum Banyuanyar Gelar Pelepasan Guru Bantu Periode 2025/20260
Dalam kesempatan tersebut, Pengurus Bidang Madrasiyah menyampaikan agar para ketua dan wakil yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Kepemimpinan OSIS disebut sebagai bentuk pengabdian, sehingga sikap taat dan berbakti harus menjadi pondasi utama. Disampaikan pula bahwa para pengurus tetap wajib mematuhi peraturan pondok dan lembaga, menjaga etika dalam penggunaan ruang organisasi, dan tidak menjadikannya sebagai tempat menginap. Pengurus sebelumnya juga mendapat apresiasi atas pengabdiannya, sementara pengurus baru diharapkan mampu melanjutkan tugas dengan lebih baik. Tiga sifat utama yang ditekankan bagi seorang pemimpin adalah siddiq (jujur), amanah, dan tabligh (mampu menyampaikan dan berkomunikasi), disertai karakter kesederhanaan sebagai teladan.
Ketua Umum Pengurus, Drs. H. Moh. Kholil Asy’ari, juga memberikan arahan agar program kerja yang pernah disampaikan saat pencalonan dijalankan secara nyata. Ia menekankan bahwa ikrar pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan pedoman dalam bertugas. Visi dan misi yang telah ditawarkan harus terealisasi dan seorang pemimpin harus memiliki “banyak mata dan banyak tangan”, yakni peka terhadap kondisi anggota dan bijak dalam memberi arahan. Ia berharap segala usaha yang dilakukan membawa keberkahan dan manfaat.
Sementara itu, Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Banyuanyar, RKH. Sholahuddin Al-Ayyubi, mengingatkan bahwa amanah kepemimpinan harus dijalankan dengan kesadaran bahwa kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Para pengurus juga diminta menjadi teladan dalam kekuatan ibadah dan kedisiplinan, terutama dalam menjaga shalat berjamaah baik di masjid maupun di kantor bila ada uzur.
Dengan selesainya rangkaian pemilihan dan pelantikan ini, diharapkan para pengurus OSIS dan ISMI periode 2025–2026 mampu menjadi motor penggerak kegiatan siswa, teladan dalam akhlak, serta penguat budaya disiplin dan tanggung jawab di lingkungan Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar.
Video Terkait:











