STAI DUBA Resmi Beralih Bentuk Menjadi Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB) Pamekasan Madura
Tonggak Baru Pendidikan Tinggi Pesantren di Madura

By Admin 26 Okt 2025, 14:52:56 WIB BERITA
STAI DUBA Resmi Beralih Bentuk Menjadi Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB) Pamekasan Madura

Pamekasan –Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Ulum Banyuanyar, resmi beralih bentuk menjadi Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB) berdasarkan SK Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 1213 Tahun 2025.

Penyerahan SK alih bentuk tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag, kepada Rektor IDB RKH. Sholahuddin Syamsul Arifin, Lc., M.A., dalam acara yang digelar di Kampus Al Fitrah Surabaya, Sabtu (25/10/2025). Acara ini juga diikuti oleh sejumlah perguruan tinggi lainnya yang turut menerima SK alih bentuk dan pembukaan program studi baru.

Wakil Rektor IDB, Dr. Abdul Mukit, S.Th.I., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan penyerahan dilakukan secara kolektif bersama sekitar tujuh kampus lainnya. “Tiga di antaranya menerima SK alih bentuk, dan empat lainnya menerima izin pembukaan prodi baru,” ujarnya.

Baca Lainnya :

Menurut Dr. Abdul Mukit, perubahan bentuk ini menjadi momentum penting bagi IDB untuk menata kembali struktur kelembagaan dan meningkatkan kualitas akademik. “Keluarnya SK ini adalah hasil kerja keras semua pihak, mulai dari pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar KH. Hasbullah Muhammad, Lc, dewan pengasuh, hingga seluruh civitas akademika. Ini bukan akhir, tapi awal dari tanggung jawab baru untuk meningkatkan mutu pendidikan, termasuk mendorong para dosen menyelesaikan studi doktoral (S3),” jelasnya.

Alis bentuk menuju IDB menjadi tahapan ketiga dari perjalanan panjang pendidikan tinggi Darul Ulum Banyuanyar. Lembaga ini bermula dari pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab (STIBA) DUBA, kemudian berkembang menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DUBA dengan lima program studi unggulan: Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Ekonomi Syariah (ES), dan Hukum Tata Negara (HTN). Kini, setelah resmi beralih menjadi Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB), pihak kampus berencana menambah beberapa program studi baru sesuai kebutuhan zaman dan arah pengembangan pesantren.

Rektor IDB, RKH. Sholahuddin Syamsul Arifin, Lc., M.A., menegaskan bahwa alih bentuk ini merupakan bentuk nyata dari komitmen pesantren dalam menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan keulamaan. “Kami ingin menjadikan IDB sebagai kampus ilmu dan takwa yang melahirkan intelektual berkarakter ulama, dan ulama yang intelek,” ungkapnya.

Ucapan selamat pun mengalir dari berbagai tokoh nasional dan daerah, antara lain Komisaris Utama PT. ASDP Indonesia Ferry Achmad Baidowi, Hakim Mahkamah Konstitusi Arsul Sani, Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Mardiono, serta Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur.

Achmad Baidowi, yang juga alumni pesantren Banyuanyar, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. “Secara bertahap, insyaallah cita-cita ajunan almarhum RKH. Muhammad Syamsul Arifin akan terealisasi,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa salah satu cita-cita besar almarhum pendiri Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar adalah menghadirkan fakultas kedokteran di lingkungan pesantren sebagai wujud integrasi ilmu agama dan ilmu umum.

Sebelumnya, pada 18 Juli 2025, STAI Darul Ulum Banyuanyar telah melaksanakan Visitasi Alih Bentuk yang dihadiri langsung oleh tim dari Subdirektorat Kelembagaan dan Kerja Sama Diktis Kementerian Agama RI. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal menuju transformasi kelembagaan dan penguatan kapasitas akademik pesantren.

Kini, dengan bentuk barunya sebagai Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB), kampus yang mengusung motto “Kampus Ilmu dan Takwa” ini diharapkan menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan berbasis nilai-nilai pesantren, yang mampu melahirkan generasi ulama dan intelektual unggul bagi bangsa dan umat.

 




Video Terkait:

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment